BIOGRAFI SIR ISSAC NEWTON ( ILMUWAN FISIKA INGGRIS 1642-1777 )

Posted: Januari 10, 2011 in Uncategorized

Issac Newton ( 1642-1777 ) lahir prematur di Inggris pada 4 Januari 1642, beberapa bulan setelah kematian Galileo. Ia adalah ahli matematika dan fisika Inggris yang banyak sekali karyanya. Sebagai seorang anak, tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ia anak cerdas. Akan tetapi ia sangat keranjingan membaca buku yang dipinjam dari te5angganya, seorang ahli obat-obatan. Ia menyelesaikan studinya di Universitas Cambridge dalam waktu 5 tahun dan lulus dengan predikat biasa saja.

Pada usia 23 tahun ketika wabah pes melanda seluruh Inggris pada tahun 1665-1666, ia mengasingkan diri di pertanian milik keluarganya. Saat ia berada di ladang, ia melihat buah apel jatuh ke tanah. Pengamatan ini mengarahkannya untuk mempertimbangkan gaya gravitasi yang diperluas ke bulan dan alam semesta, dan ia berhasil merumuskan hukum gravitasi umumnya. Ia juga menemukan kalkulus, suatu alat matematika yang sangat berguna dalam sains. Dalam masa ini ia juga memperluas karya Galileo dan berhasil merumuskan ketiga hukum geraknya. Dalam penelitiannya tentang sifat cahaya, ia berhasil menggunakan prisma untuk menunjukan bahwa cahay putih disusun dari semua warna pelangi.

Namanya pertama kali dikenal justru karena percobaannya dengan prisma. Pada tahun 1672 ia dipilih sebagai anggota Royal Society, suatu wadah perkumpulan ilmuwan-ilmuwan terhormat Inggris. Dalam sambutan penerimaannya, dia menunjukkan teleskop pantul pertama di dunia hasil karya tangannya sendiri.

Barulah pada usia 42 ia mulai menulis sebuah buku yang diakui sebagai buku sains terbesar yang pernah ditulis, Principia Mathematica Philosophiae Naturalis. Ia menulis buku ini dalam Bahasa Latin dan menyelesaikan dalam waktu 18 bulan.

Ketika ia ditanya bagaimana ia mampu membuat begitu banyak penemuan, Newton menjawab bahwa ia menemukan solusi dari masalahnya bukan secara mendadak ( instan ). Akan tetapi ia telah berpikir keras terus-menerus dalam jangka waktu lama tentang masalah itu, sampai akhirnya ia berhasil memecahkannya.

Dalam masa hidupnya ia dihormati oleh negaranya sebagai ilmuwan terbesar yang pernah hidup. Pada tahun 1705 ia diberi gelar bangsawan oleh Ratu Anne. Newton meninggal pada usia lanjut, yaitu 85 tahun dan dimakamkan di Westminster Abbey bersama-sama dengan Raja dan pahlawan Inggris. Walau Newton telah tiada, tetapi karya-karya besarnya sungguh telah mengubah dunia dan mengangkat derajat manusia.

Sebagai siswa, keteladanan yang perlu ditiru dari Newton adalah keranjingan membacanya. Selain itu, belajar adalah proses berpikir keras dalam jangka waktu lama. Karena itu pola belajar instan yang hanya mementingkan hasil belajar sesaat harus dihindari.

Komentar
  1. kanah nurhasana mengatakan:

    keren.,, i like it

  2. Dian Trinonni mengatakan:

    Saya harus lebih baik dari dia…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s